Pangkep Sukses Jadi Tuan Rumah, MTQ KORPRI VIII Ditutup Meriah

Minggu, 30 Agustus 2026, Minggu, Agustus 30, 2026 WIB Last Updated 2026-09-20T12:22:20Z


KLIKTERKINI.COM, PANGKEP - Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Nasional Tahun 2026 resmi berakhir. Ajang bergengsi yang mempertemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai daerah di Indonesia tersebut ditutup dalam malam puncak yang digelar di Alun-Alun Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu malam, 29 Agustus 2026.

Penutupan MTQ KORPRI VIII dilakukan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan bahwa kemampuan ASN dalam membaca dan memahami Al-Qur’an tidak cukup berhenti pada aspek pengetahuan. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an harus diwujudkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.

Ia mendorong para ASN untuk mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bagian dari karakter dan pelaksanaan tugas.

“Bagaimana menjadikan diri kita masing-masing sebagai prototipe sebagai living Quran yang hidup di tengah-tengah masyarakat,” kata Nasaruddin.

Nasaruddin juga memberikan apresiasi terhadap Kabupaten Pangkep yang dipercaya menjadi salah satu pusat penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII tingkat nasional.

Menurutnya, karakter masyarakat kepulauan yang menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi dan semangat rela berkorban memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai yang perlu dibangun dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

“Kita berada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Apa yang dimaksud kepulauan di dalam antropologi menerapkan asas kebersamaan, lebih toleransi, rela berkorban untuk saudara-saudaranya yang lain, dan lebih mengedepankan kebersamaan,” ujarnya.

Pada malam penutupan tersebut, Dewan Hakim mengumumkan hasil akhir MTQ KORPRI VIII Tingkat Nasional 2026.

Kafilah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali keluar sebagai Juara Umum, sekaligus mencatatkan prestasi hattrick setelah tiga kali berturut-turut meraih gelar tertinggi dalam ajang MTQ KORPRI tingkat nasional.

Sementara itu, tuan rumah Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil mengamankan posisi Juara Umum II.

Prestasi Sulsel ditopang oleh capaian para utusannya di sejumlah cabang lomba, di antaranya Hifzh Al-Qur’an, Khath Al-Qur’an kategori Lukis Kontemporer, Adzan, hingga Cipta Puisi Islami.

MTQ KORPRI VIII berlangsung selama enam hari, mulai 24 hingga 29 Agustus 2026, dengan melibatkan 1.157 peserta ASN yang berasal dari 38 provinsi serta berbagai kementerian dan lembaga.

Pangkep tidak hanya menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan perlombaan, tetapi juga dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan seremoni penutupan.

Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII, khususnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Pangkep, panitia, serta masyarakat.

Menurut Zudan, MTQ KORPRI bukan semata-mata kompetisi untuk menentukan peserta terbaik dalam berbagai cabang Al-Qur’an.

Ajang tersebut juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, ukhuwah Islamiyah serta mendorong internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam pelaksanaan pelayanan publik.

“MTQ KORPRI bukan sekadar ajang kompetisi antar-ASN, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, dan menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Pangkep yang dinilai berhasil menghadirkan penyelenggaraan dengan sambutan yang ramah bagi seluruh kafilah.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), turut menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Pangkep sebagai bagian dari penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII tingkat nasional.

Menurutnya, penyelenggaraan event nasional tersebut bukan hanya memberikan dampak dari sisi syiar Al-Qur’an, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Merupakan kehormatan besar bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pangkep dipercaya menjadi bagian dari sejarah suksesnya MTQ KORPRI Nasional VIII ini,” kata MYL.

Ia menyebut geliat ekonomi terlihat dari meningkatnya aktivitas UMKM serta promosi berbagai potensi lokal Pangkep selama perhelatan berlangsung.

Selain perlombaan, MTQ KORPRI VIII juga dirangkaikan dengan Expo UMKM yang menjadi ruang promosi bagi produk kerajinan dan kuliner khas daerah.

Kehadiran expo tersebut sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya kepada para peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.

Setelah penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII di Sulawesi Selatan berakhir, estafet tuan rumah selanjutnya akan berpindah ke Maluku Utara yang telah ditunjuk sebagai penyelenggara MTQ KORPRI Nasional tahun 2028. (*)
Komentar

Tampilkan

  • Pangkep Sukses Jadi Tuan Rumah, MTQ KORPRI VIII Ditutup Meriah
  • 0

Terkini


Topik Populer

Video Terpopuler