ads

Rabu, 01 Desember 2021

Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia 2021, Kaswadi Ikuti Seminar Nasional Transformasi Perizinan Berbasis Risiko

Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia 2021, Kaswadi Ikuti Seminar Nasional Transformasi Perizinan Berbasis Risiko

KLIKTERKINI.COM, SOPPENG
- Bupati Soppeng, HA Kaswadi Razak mengikuti acara seminar Nasional Transformasi Perizinan Berbasis Risiko pada Sektor Pertambangan sebagai rangkaian menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia 2021.

Seminar yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia yang dilaksanakan secara virtual bertempat di Ruang SCC Lamataesso Kantor Bupati Soppeng, Rabu (01/12/2021).

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komjen Pol. Firli Bahuri dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, yang dimana begitu banyak yang sudah dilakukan tetapi rasanya belum lengkap karena tetap saja kita menghadapi beberapa persoalan kebangsaan.

Dimana kata dia, ada empat masalah kebangsaan sangat serius yang harus di selesaikan yaitu bencana alam dan non alam, masalah narkoba, terorisme dan radikalisme serta masalah korupsi.

“Inilah 4 masalah kebangsaan yang harus di selesaikan karena sesungguhnya NKRI ada karena semangat kebangsaan para pendiri bangsa kita,” ucap Firli Bahuri.

Firli Bahuri mengatakan bahwa korupsi adalah kejahatan serius. Pasalnya, negara gagal dalam mewujudkan tujuan negara akibat korupsi. 

Korupsi bukan hanya kejahatan merugikan keuangan negara, bukan saja merugikan perekonomian negara tetapi korupsi merupakan bagian dari kejahatan merampas hak-hak rakyat dan hak asasi manusia.

“Kami dari KPK sungguh berharap tidak ada lagi tindak pidana korupsi terkait investasi dan perizinan di bidang usaha,” katanya.

Lanjut dia, hal ini penting karena jika melihat faktor besar terhadap pertumbuhan ekonomi setidaknya tiga yaitu belanja APBN maupun APBD.

“Olehnya itu kami berharap Gubernur, Walikota dan Bupati untuk bekerja sama dengan DPRD supaya cepat pengesahan APBD serta pelaksanaan anggaran, namun dilaksanakan secara profesional, akuntabel, bertanggung jawab dan tidak ada ruang untuk melakukan korupsi,” jelasnya.

Dalam seminar ini turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Kadis Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng dan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Soppeng. (Adv)
Don't Miss

News Feed