KLIKTERKINI.COM, MAKASSAR - Halal bihalal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) di Makassar kembali menjadi ajang berkumpulnya warga perantau. Namun di balik suasana akrab itu, ada pesan yang terus diulang: menjaga ikatan.
Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikannya di hadapan warga Soppeng yang menetap di kota ini, Jumat, 27 Maret 2026.
Tema kegiatan, “Massedi Ada, Massedi Gau”, ia sebut sebagai ajakan menyatukan kata dan tindakan. Bukan sekadar ungkapan yang berhenti di acara seremonial.
“Harus dijalankan, bukan hanya diucapkan,” kata Suwardi.
Ia kemudian menyinggung nilai-nilai yang lama dikenal dalam masyarakat Bugis—saling menguatkan, saling mengingatkan, dan tidak saling menjatuhkan. Nilai yang, menurut dia, justru diuji saat orang hidup di perantauan.
Di tengah kehidupan yang berpindah dan beradaptasi, ia mengingatkan pentingnya menjaga jati diri.
“Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung,” ujarnya.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan syair Bugis—sebuah penegasan agar hubungan tidak terputus oleh jarak.
Acara berlangsung hangat, penuh sapaan dan nostalgia. Namun pesan yang dibawa tetap sama kebersamaan tidak cukup dirayakan sesekali, melainkan dijaga dalam keseharian.
