Tiga Pekan Pemadaman Bergilir, DPRD Pangkep Desak PLN Segera Pulihkan Pasokan Listrik

Kamis, 17 September 2026, Kamis, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-10-17T19:04:09Z


KLIKTERKINI.COM, PANGKEP - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Pangkep menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PT PLN (Persero) ULP Pangkep dan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DiskopdagUKM) Kabupaten Pangkep.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II, Lutfi Hanafi ini digelar guna membahas penanganan pemadaman listrik bergilir serta isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 kg yang meresahkan masyarakat.

​Manager PLN ULP Pangkep, M. Sholikhin, menjelaskan bahwa pemadaman listrik bergilir yang telah berlangsung selama tiga minggu terakhir disebabkan oleh defisit daya akibat ketidakseimbangan antara ketersediaan pasokan dan tingginya beban puncak.

Penurunan kapasitas pasokan listrik ini dipicu oleh gangguan dan kendala operasional pada sejumlah pembangkit listrik utama seperti ​"Langkah antisipasi dan penanganan telah dilakukan PLN sejak awal, salah satunya dengan mempercepat proses pemeliharaan jaringan dan pembangkit. Kami memohon dukungan seluruh masyarakat agar kondisi defisit daya ini dapat segera kembali normal," ujar M. Sholikhin. 

​Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Pangkep, Lutfi Hanafi, berharap agar kendala teknis pada sistem pembangkit listrik dapat diselesaikan secepat mungkin.

"Kita berharap kondisi kelistrikan bisa cepat pulih dan proses perbaikan segera tuntas agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama," tegas Lutfi.PLTB Jeneponto yang mengalami penurunan kemampuan pasokan daya dan ​PLTA Poso, Bakaru, dan Malea yang mengalami defisit air sehingga kinerja operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) tidak optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Pangkep, Asykur Abubakar, memaparkan situasi terkait ketersediaan BBM dan LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Pangkep.

​Mengenai isu kelangkaan LPG 3 kg, Asykur menegaskan bahwa alokasi kuota LPG untuk Kabupaten Pangkep tidak mengalami perubahan atau pemotongan. Namun, ketegangan di masyarakat dipicu oleh panic buying akibat rumor tidak benar (hoax) yang menyebutkan LPG 3 kg akan hilang dari pasaran.

Selain itu, ditemukan pula ulah oknum tidak bertanggung jawab yang menyelundupkan LPG ke daerah Morowali karena iming-iming harga jual yang jauh lebih tinggi.

​Saat ini, Kabupaten Pangkep didukung oleh 8 agen resmi LPG 3 kg dengan alur dan acuan harga hingga ke pengecer dikisaran Rp23ribu.
​
Terkait Antrean BBM, Pemkab Pangkep melalui DiskopdagUKM menjamin bahwa stok dan pasokan BBM di Kabupaten Pangkep dalam kondisi aman. Pengawasan ketat telah diterapkan di 7 SPBU yang tersebar di wilayah Pangkep, termasuk optimalisasi penambahan fasilitas operasional menjadi 4 nozzle per SPBU.

​"Saat ini situasi di tujuh SPBU di Pangkep sudah kondusif dan tidak ada lagi antrean panjang kendaraan seperti hari-hari sebelumnya. Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu spekulatif," tutup Asykur Abubakar. (*)
Komentar

Tampilkan

  • Tiga Pekan Pemadaman Bergilir, DPRD Pangkep Desak PLN Segera Pulihkan Pasokan Listrik
  • 0

Terkini


Topik Populer

Video Terpopuler