Ramadan Fest Berakhir, Begini Kata Bupati Soppeng

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Ramadan Fest Berakhir, Begini Kata Bupati Soppeng



KLIKTERKINI.COM, SOPPENG - Ramadan Fest 2022 yang digelar Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Soppeng selama 22 hari di lapangan Gasis Watansoppeng, resmi ditutup Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi Razak, Minggu (1/5/2022).


Ketua BPC HIPMI Soppeng, Andi Muhammad Farid Kaswadi mengucapkan  terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan kepada BPC HIPMI sehingga kegiatan Ramadan Fest ini dapat terlaksana. “Saya berharap kontribusi BPC HIPMI bisa mendorong para pelaku usaha untuk lebih meningkatkan produknya masing-masing.  Saya juga berharap di tahun berikutnya ada sinergitas yang terjadi antara pihak perbankan khususnya untuk pembayaran non tunai,” kata Farid Kaswadi.


“Insya Allah tahun depan kita bisa saling mensupport untuk setiap pelaku usaha akan kita siapkan barcode Qris untuk transaksi non tunai,” tambahnya.


Selain itu, dia berharap nantinya ketua BPC HIPMI yang akan menggantikan dirinya tahun depan, dapat melaksanakan Ramadan Fest setiap tahunnya karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha.


Sementara Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi mengungkapkan, bahwa kondisi daerah Soppeng dalam kurung waktu tiga tahun menghadapi masa pandemi, Alhamdulillah keadaan stabilitas ekonomi terjaga dengan baik.


Kata dia, Ramadan Fest yang dilaksanakan dalam kurung waktu 20 hari mempunyai tujuan untuk membangkitkan UMKM. Dimana pemerintah daerah sangat mengapresiasi dengan adanya elemen/kelompok masyarakat yang turut memfasilitasi kegiatan ini untuk seluruh UMKM di Kabupaten Soppeng.


“Yang terpenting adalah anda (BPC HIPMI) Soppeng telah berbuat, dan semoga saudara yang lain juga mempunyai keinginan yang sama untuk memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya masyarakat pengusaha apalagi pada kondisi pandemi saat ini,” ujarnya.


Sekadar diketahui, kegiatan Ramadan Fest 2022 diikuti berbagai macam pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang terdiri 50 tenant (tenda) produk kuliner dan 14 tenant non kuliner. (Rilis)