Dorong Pertanian Modern, Pemkab Soppeng Gelar Temu Lapang Sistem Arkansas

Rabu, 28 Januari 2026, Rabu, Januari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T05:41:48Z


KLIKTERKINI.COM, SOPPENG
- Pemerintah Kabupaten Soppeng menghadiri temu lapang uji terap budidaya padi dengan sistem Arkansas di Lajaroko, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan itu dirangkaikan dengan panen perdana bersama petani setempat.


Dalam kesempatan tersebut, Badan Riset dan Modernisasi Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan benih diseminasi padi sebanyak 8.550 kilogram kepada tiga kelompok tani, yakni Sipurio, Tonrong Lapokko, dan Seppae. Panen perdana dilakukan menggunakan mesin combine harvester bersama Kelompok Tani Karunia.


Kepala Pusat Perakitan Pangan Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan, Haris Syahbuddin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pembentukan kawasan mandiri benih padi di Kabupaten Soppeng.


Menurut dia, panen perdana itu merupakan bagian dari program modernisasi pertanian yang diinisiasi Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern.


“Pertanian modern menjadi kunci agar sektor ini tetap menjadi penopang ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Haris.


Ia menambahkan modernisasi pertanian menjadi kebutuhan mendesak di tengah berbagai tantangan, seperti berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian, meningkatnya biaya produksi, perubahan iklim, serta tuntutan peningkatan daya saing.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kata Haris, sekitar tiga juta bayi lahir setiap tahun di Indonesia sehingga kebutuhan pangan terus meningkat. Pada 2025, produksi beras nasional diperkirakan mencapai 34,7 hingga 34,8 juta ton atau meningkat sekitar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan luas panen sekitar 11,3 juta hektare.


Khusus di Sulawesi Selatan, produksi padi dalam bentuk gabah kering giling pada 2025 tercatat sekitar 5,4 juta ton atau meningkat 12,05 persen dibandingkan 2024. Peningkatan tersebut turut mendorong produksi beras konsumsi yang diperkirakan mencapai 3,1 juta ton.


Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle mengatakan sektor pertanian menjadi potensi utama Kabupaten Soppeng secara geografis sehingga perlu terus dikembangkan melalui inovasi dan teknologi.


Menurut dia, penerapan sistem Arkansas diawali dengan pembentukan Brigade Pangan sebagai wadah penguatan kapasitas petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern.


“Sebagai uji coba tentu masih terdapat kekurangan. Namun hal ini menjadi pembelajaran penting untuk penyempurnaan di tahap selanjutnya,” kata Selle.


Ia menambahkan keberhasilan modernisasi pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya. Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap dukungan dari BRMP dan Kementerian Pertanian terus berlanjut guna memperkuat pengembangan pertanian modern di daerah tersebut.

Komentar

Tampilkan

  • Dorong Pertanian Modern, Pemkab Soppeng Gelar Temu Lapang Sistem Arkansas
  • 0

Terkini



Topik Populer

Video Terpopuler